Staf Ahli PJ Bupati Bangka Apresiasi Islamic Centre, 132 Santri Kelas IX Resmi Dilepas

0 24

Babeltoday.com|Sungailiat– Nama mereka dipanggil. Lalu satu per satu mereka naik ke atas panggung. untuk dikalungi gordon bewarna hitam,dan kuning emas. Inilah tanda bahwa mereka resmi menjadi alumni.

Mereka adalah santri kelas IX MTs Plus Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat, Jumlahnya 132 orang. Sabtu (17/5) mereka menjalani prosesi tasyakuran, dan pelepasan angkatan ke-21. Lokasinya di gedung serba guna (GSG) Islamic Centre. Pengalungan gordon adalah acara puncaknya.

Pj Bupati Bangka yang diwakili staf ahli bidang pembangunan manusia dan kebudayaan, Boy Yandra SKM MPH nampak sumringah ketika didaulat mengalungkan gordon. Ia mengaku bangga dengan para alumni MTs Plus Bahrul Ulum Islamic Centre. “Di mana-mana alumni Islamic Centre itu berprestasi, dan membanggakan,”ujar Boy Yandra.

Sementara itu Kepala Ponpes Bahrul Ulum Islamic Centre,Kyai Sukaryadi SPdI berpesan kepada para santri, untuk tidak cepat berpuas diri. “Masih ada jenjang pendidikan berikutnya yang harus diikuti,”ujar Kyai Sukaryadi. “Sebab, belajar di pendidikan formal merupakan proses berkelanjutan,”Kyai Sukaryadi menambahkan.

Kyai Sukaryadi pun mengucapkan terimakasih kepada guru-guru di MTs Plus Bahrul Ulum yang telah mendidik para santri. “Tibalah saatnya sekarang kami menyerahkan para santri untuk sementara kepada orangtua/wali masing-masing. Kenapa sementara, karena masih ada jenjang pendidikan selanjutnya,”tuturnya seraya meminta para santri menjaga nama baik Islamic Centre.

Sementara itu Kepala MTs Plus Bahrul Ulum ustadz Ali Mafrohim SPdI didampingi ketua panitia ustadz Ali Akbar Filayati SPd mengatakan, tahun ini pihaknya melepas 132 santri kelas IX. Rinciannya 56 santri putra, dan 76 santri putri. “Harapan kami, para santri ini tetap menjaga ibadah, terutama salat lima waktu,”ujar ustadz Ali. “Jadilah diri sendiri,”tambahnya.

Sulaiman, salahseorang wali santri mengaku puas dengan sistem pendidikan yang diterapkan di MTs Plus Bahrul Ulum. Karena itu ia mengajak para wali santri untuk tetap mempercayai Islamic Centre sebagai tempat pendidikan anak-anaknya. “Kita harus bangga dengan Islamic Centre ini.”katanya.

Adapun Audy Agusta Meydian, salahseorang santri kelas IX mengatakan rasa banganya karena sudah menjadi bagian dari Islamic Centre. Ia menyatakan, banyak ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Islamic Centre. “Terimakasih telah mendidik dan membimbing kami selama tiga tahun ini,” ucapnya. (Red/*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.