Serikat Parkir Sungailiat Deklarasi Komitmen: Tolak Pungli, Dukung Ketertiban, dan Dapat Perlindungan Kerja

0 5

Babeltoday.com, Bangka – Serikat Parkir Sungailiat menegaskan komitmen kuatnya untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan sistem parkir di wilayah tersebut lewat kegiatan deklarasi yang digelar baru-baru ini. Langkah ini menjadi wujud dukungan aktif dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan kondusif bagi seluruh warga.

Ketua Serikat Parkir Sungailiat, Parlindo, menyatakan organisasinya siap bersinergi dengan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat luas. Tujuannya jelas: membangun sistem parkir yang lebih tertib, aman, dan membawa manfaat bagi semua pihak.

“Kami juga dengan tegas menolak segala bentuk pungutan liar, tindakan anarkis, maupun provokasi yang bisa merugikan masyarakat sekaligus mencoreng citra profesi petugas parkir,” tegas Parlindo.

Ia berharap keberadaan serikat ini bisa menjadi wadah solidaritas antaranggota, serta memberikan dampak positif yang nyata bagi ketertiban umum dan kemajuan daerah. Sebagai semangat persatuan, serikat mengusung slogan: “Bersatu dalam solidaritas, parkir tertib, masyarakat aman. Kite Jage Parkir, Kite Jage Kota.”

Selain deklarasi komitmen, kegiatan ini juga diisi sosialisasi Program Perisai dari BPJS Ketenagakerjaan. Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalpinang, Diki, menjelaskan program ini dirancang khusus untuk memberikan perlindungan sosial bagi para juru parkir yang setiap harinya menghadapi berbagai risiko kerja, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga insiden kerja lainnya.

“Melalui Program Perisai, para juru parkir mendapatkan jaminan keselamatan saat bekerja. Jika terjadi kecelakaan kerja, seluruh biaya perawatan akan ditanggung sesuai ketentuan yang berlaku dan juga tercakup dalam layanan BPJS Kesehatan. Bahkan, apabila terjadi risiko terburuk berupa meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, ahli waris berhak menerima santunan hingga Rp48 juta,” ungkap Diki.

Kelebihan lain dari program ini adalah besaran iuran yang sangat terjangkau, mulai dari Rp8.400 per bulan. Menurut Diki, investasi kecil ini sangat penting agar para pekerja bisa bekerja dengan tenang, aman, dan nyaman, sekaligus memberikan perlindungan bagi keluarga mereka jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (Red/*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.