Bau Menyengat Tercium dari Balik Gerbang: Warga Sekitar Membenarkan, Gudang Tertutup di Namang Disebut Tempat Pembuatan Arak

Konfirmasi Media Diabaikan Kapolres, Bupati Algafry Rahman Respons Dugaan Produksi Arak Ilegal

0 13

Babeltoday.com, Kayu Besi (Namang, Bangka Tengah) – Keberadaan gudang tertutup di Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah kembali menuai sorotan tajam. Pantauan awak media pada hari ini menunjukkan aktivitas mencurigakan yang semakin menguatkan dugaan bahwa bangunan tersebut digunakan sebagai tempat pembuatan minuman keras jenis arak.

Dalam pengamatan di lapangan, terlihat sebuah mobil keluar dari dalam area gudang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut diduga membawa arak dalam jumlah besar atau fantastis. Aktivitas keluar-masuk kendaraan ini menimbulkan tanda tanya besar, mengingat gudang tersebut tidak memiliki identitas usaha yang jelas dan selalu tertutup rapat.

Saat awak media mencoba mendekat untuk memperoleh keterangan dari pihak yang berada di dalam gudang, pagar tinggi yang menjadi akses utama langsung ditutup. Sikap tertutup ini semakin memperkuat kecurigaan adanya aktivitas yang tidak ingin diketahui publik. Selain itu, di beberapa sudut bangunan terlihat terpasang kamera pengawas (CCTV) yang mengarah ke area luar gudang, seolah memantau setiap pergerakan di sekitarnya.

Upaya awak media untuk memperoleh klarifikasi resmi terkait dugaan keberadaan gudang tertutup yang disinyalir menjadi tempat pembuatan minuman keras jenis arak di Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, hingga kini belum sepenuhnya membuahkan hasil. Jumat (16/1/2026).

Awak media telah mengirimkan pesan konfirmasi secara langsung kepada Kapolres Bangka Tengah melalui aplikasi WhatsApp. Berdasarkan pantauan, pesan konfirmasi tersebut diketahui telah terbaca.

Namun hingga berita ini diturunkan, tidak ada satu pun jawaban atau penjelasan yang disampaikan oleh Kapolres Bangka Tengah terkait dugaan aktivitas ilegal yang menjadi sorotan publik tersebut.

Sikap diam aparat penegak hukum ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat isu minuman keras ilegal menyangkut aspek hukum, ketertiban umum, dan keselamatan warga.

Berbeda dengan pihak kepolisian, konfirmasi yang disampaikan awak media kepada Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mendapat respons. Dalam pesan singkat yang diterima awak media, Bupati Bangka Tengah menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

“Nanti kami akan cek ya, turun ke lapangan, mksh infonya,” jawab Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman.

Pernyataan tersebut setidaknya memberikan sinyal bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah tidak menutup mata terhadap laporan dan temuan di lapangan yang disampaikan oleh media.

Publik kini menunggu langkah konkret berupa pengecekan langsung serta koordinasi lintas instansi, termasuk dengan aparat penegak hukum dan perangkat daerah terkait.

Hingga saat ini, dugaan aktivitas pembuatan arak di gudang tertutup tersebut masih menjadi perhatian serius. Awak media menegaskan akan terus melakukan penelusuran dan meminta konfirmasi lanjutan kepada seluruh pihak yang memiliki kewenangan pengawasan dan penindakan.

Transparansi dan keterbukaan informasi dinilai penting agar persoalan ini tidak berlarut-larut serta tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. (Red/*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.