Kerusakan Infrastruktur Pengendalian Banjir Kota Pangkalpinang: PT Bangka Cakra Karya Didesak Segera Perbaiki
BABELTODAY.COM, Pangkalpinang – Proyek pembangunan pengendalian banjir di Kota Pangkalpinang yang dikerjakan oleh PT Bangka Cakra Karya tengah menjadi sorotan publik. Meski baru berumur satu tahun dan masih dalam masa pemeliharaan, masyarakat setempat telah menemukan sejumlah kerusakan signifikan pada infrastruktur proyek ini. Keretakan di dinding beton kolong PDAM Pendindang dan tumpukan material yang berserakan menjadi keluhan utama warga yang tinggal di sekitar area tersebut. Rabu (19/6/2024).

Proyek ini bertujuan untuk mengendalikan banjir di Kota Pangkalpinang dengan nomor kontrak HK.02.03/01/KONS/BWS23.8.4/2023 tertanggal 17 Maret 2023, dan memiliki pagu anggaran sebesar Rp 38,4 miliar.
Proyek ini berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Bangka Belitung (BWS Bangka Belitung). PT Bhawana Prasasta KSO PT. Sri Agung Jaya bertindak sebagai konsultan supervisi untuk memastikan kualitas pengerjaan proyek ini.

Namun, kenyataan di lapangan tampaknya berbeda. Arpan, warga Parit Lalang, mengungkapkan kekhawatirannya saat diwawancarai oleh jejaring media KBO Babel.
“Kami sering memancing di kolong ini, banyak terlihat oleh kami dinding beton sisi kolong ini sudah retak dan rusak. Selain itu, sisi kolong yang ditembok dengan tanah puru sudah mengalami penurunan. Kalau hujan, airnya melubangi sisi beton bangunan kolong PDAM Pendindang,” ungkapnya.
