Pemprov Babel Komitmen Wujudkan Lingkungan Sehat Lewat Aksi Bersih-bersih WCD 2025
BabelToday.com, PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) melaksanakan Aksi Bersih-bersih serentak di enam titik lokasi strategis di Kota Pangkalpinang, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bersih-bersih Se-Dunia atau World Cleanup Day (WCD) 2025, sekaligus menindaklanjuti arahan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (LHK-RI). Senin (22/9/2025)
Adapun enam titik lokasi Aksi Bersih yang menjadi sasaran adalah Simpang Adox – Simpang 3 Bandara, Simpang 3 Bandara – Gerbang Soll Marina, Simpang 3 Bandara – Simpang Kantor Gubernur, Simpang Kantor Gubernur – Rumah Dinas Gubernur, Simpang Bank Sumsel Babel – Sekretariat DPRD, serta Jembatan Kantor PKK – Gerbang Batu Belubang. Lokasi-lokasi ini dipilih lantaran merupakan jalur protokol dan pusat aktivitas yang kerap dipadati kendaraan maupun masyarakat.
Gubernur Babel, Hidayat Arsani, melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Babel, Fery Afriyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat. Arahan itu tertuang dalam surat nomor S.1053/A/G/PLB.0.3/B/09/2025 tentang Dukungan Kegiatan WCD Indonesia tahun 2025.
Arahan tersebut, kata Fery, kemudian diturunkan melalui Surat Gubernur Babel nomor 600.4/0548/VII.
Ia menyebutkan bahwa aksi ini bukan hanya digelar sehari, melainkan akan berlangsung selama satu bulan penuh.
“Kegiatan ini akan dilaksanakan selama satu bulan, mulai 15 September hingga 15 Oktober 2025. Hari ini kita bersama seluruh instansi dan stakeholder melaksanakan bersih-bersih serentak. Aksi serupa juga digelar di seluruh Indonesia atas instruksi Menteri LHK,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan hari pertama aksi bersih-bersih, Fery bersama para pegawai Pemprov Babel terlihat turun langsung memungut sampah di jalanan, membersihkan selokan, dan mengumpulkan sampah plastik yang berserakan. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan masih perlu ditingkatkan.
“Hari ini kita masih banyak menemukan sampah plastik di trotoar, badan jalan, hingga selokan. Kita harapkan semuanya bisa bersih. Mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan kita,” tegas Fery.
Aksi tersebut juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari komunitas pecinta lingkungan, organisasi kepemudaan, hingga warga sekitar.
Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka mengumpulkan sampah meski di bawah terik matahari.
World Cleanup Day sendiri merupakan gerakan global yang dilaksanakan setiap tahun dan diikuti oleh lebih dari 190 negara. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengurangi sampah, terutama sampah plastik, serta mengajak semua pihak berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Di Babel, pelaksanaan WCD 2025 menjadi momentum untuk mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah.
Pemprov menekankan agar masyarakat mulai membiasakan diri memilah sampah dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mendukung program zero waste.
Pantauan Tim Peliput IKP Dinas Komunikasi dan Informatika Babel menunjukkan bahwa aksi ini berjalan tertib dan terkoordinasi. Setiap titik lokasi dipimpin oleh pejabat terkait sehingga pembersihan bisa dilakukan lebih maksimal.
Melalui WCD 2025, Pemprov Babel berharap kesadaran lingkungan bisa semakin meningkat. Pemerintah berkomitmen menjadikan aksi ini sebagai gerakan berkelanjutan, bukan sekadar seremonial tahunan.
Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan di Bangka Belitung dapat terwujud. (Sumber: Diskominfo Prov. Babel, Editor: KBO Babel)