Didit Srigusjaya: UBB Harus Jadi Pusat Inovasi dan Kebanggaan Daerah
Dies Natalis ke-20 UBB, DPRD Babel Tegaskan Dukungan Penuh untuk Pendidikan
BABELTODAY.COM, BANGKA – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga legislatif dan perguruan tinggi sebagai kunci utama dalam mendorong kemajuan daerah. Hal ini disampaikannya saat menghadiri peringatan Dies Natalis ke-20 Universitas Bangka Belitung (UBB) yang berlangsung di Gedung Balai Utama De Universitaria UBB, Senin (13/4/2026).
Dalam sambutannya, Didit menekankan bahwa sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh karena itu, sinergi antara DPRD dan institusi pendidikan harus terus diperkuat agar mampu melahirkan generasi unggul yang kompetitif, baik di tingkat nasional maupun global.
“Kami di DPRD tentu akan terus mendorong dan mendukung berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk kemajuan UBB. Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah,” ujar Didit.
Ia menjelaskan, selama ini DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah berperan aktif dalam mendukung berbagai program strategis kampus. Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial serta kolaborasi lintas sektor yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Menurut Didit, keberadaan perguruan tinggi seperti UBB memiliki peran strategis dalam menciptakan inovasi dan riset yang relevan dengan kebutuhan daerah. Dengan demikian, kampus tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga motor penggerak pembangunan berbasis ilmu pengetahuan.
Dalam kesempatan tersebut, Didit juga mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih UBB selama dua dekade terakhir. Salah satu indikator kemajuan yang disorotinya adalah meningkatnya jumlah guru besar di lingkungan kampus tersebut. Ia menilai hal ini sebagai bukti nyata peningkatan kualitas akademik UBB.
“Pengukuhan guru besar menunjukkan bahwa kualitas UBB semakin matang dan mampu bersaing dengan universitas negeri lainnya di Indonesia. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bangka Belitung,” ungkapnya.
Selain itu, Didit mengingatkan pentingnya menjaga dan menghargai sejarah panjang berdirinya UBB. Ia menilai, keberadaan kampus tersebut tidak terlepas dari perjuangan para tokoh daerah yang telah berkontribusi besar dalam proses pendiriannya.
Didit turut menyinggung peran tokoh-tokoh penting seperti Bustami Rahman, serta mengenang almarhum Eko Maulana Ali yang dinilainya memiliki jasa besar dalam perjalanan UBB hingga menjadi seperti sekarang.
“Perjuangan membangun UBB tidaklah mudah. Ini merupakan hasil kerja keras dan pengorbanan banyak pihak yang harus kita jaga dan lanjutkan bersama,” katanya.
Memasuki usia ke-20, Didit berharap UBB dapat terus berkembang menjadi pusat keunggulan akademik yang mampu melahirkan berbagai inovasi dan riset berkualitas. Ia juga mendorong agar hasil penelitian yang dihasilkan kampus dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di Bangka Belitung.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, dan perguruan tinggi akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis pengetahuan.
“Harapan kita, UBB terus maju dan menjadi kebanggaan, tidak hanya bagi masyarakat Bangka Belitung, tetapi juga di tingkat nasional,” tutup Didit. (Mung Harsanto/Babel Today)