Babeltoday.com, Pangkalpinang – Suasana halal bi halal dan silaturahmi di Open House Rumah Jendela, Selasa (1/4/2025) siang, berubah menjadi momen politik penting. SeRasi (Seperadik Rasio Ridho Sani), salah satu simpul Relawan Pangkalpinang Memanggil Bang Roy, secara spontan meminta Rasio Ridho Sani menyatakan sikap untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Pangkalpinang dalam Pilwako 2025.
Dukungan tak hanya datang dari relawan, tetapi juga dari sejumlah tokoh masyarakat yang siap mendukung siapa pun wakil yang akan mendampinginya.
Deklarasi Dukungan untuk Rasio Ridho Sani
Dalam acara tersebut, pria kelahiran Pangkalpinang, 11 Juli 1966 ini, secara terbuka mengungkapkan kesiapannya untuk bertarung dalam kontestasi politik mendatang.
“Kalau memang sudah diminta masyarakat, tak elok kita menolaknya,” ujar Roy Sani yang selama ini dikenal memiliki pengalaman panjang di birokrasi.
Dukungan pun mengalir deras dari berbagai pihak. Budayawan Bangka Belitung, Ahmadi Sofyan, mengisahkan kenangan saat dirinya menjadi asisten pribadi Wali Kota Zulkarnain Karim (alm).
Menurutnya, semasa hidup, Zulkarnain kerap berbicara tentang sosok yang layak meneruskan pembangunan Pangkalpinang setelahnya.
“Bang Roy ini adalah nama yang beliau inginkan untuk meneruskan membangun kota ini, bukan hanya karena karakternya, tetapi juga karena integritasnya,” ujar Ahmadi yang akrab disapa Atok Kulit.
Sementara itu, Agus Adaw, tokoh perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengibaratkan kondisi Pangkalpinang saat ini seperti pasien yang sedang berada di Unit Gawat Darurat (UGD).
Ia menegaskan bahwa kota ini membutuhkan sosok pemimpin yang mumpuni untuk membawa perubahan signifikan.
“Pangkalpinang saat ini sedang masuk UGD, sakitnya tak bisa ditangani dokter di sini. Kita panggil dokter dari Jakarta ke sini, ya inilah orangnya, Rasio Ridho Sani,” tegasnya.
Restu dan Keyakinan Para Tokoh
Menjelang akhir acara, Ustad Dede Purnama Alzulami, yang dipercaya memimpin doa penutup, memberikan pernyataan mengejutkan.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan keluarga besar dan memutuskan untuk tidak maju dalam Pilwako 2025 demi mendukung Rasio Ridho Sani.
“Satu nama yang membuat saya tidak akan maju dan akan ikut bersama dengan beliau adalah Bang Roy. Ini sudah takdir Allah, jika Pilwako harus diulang dan Bang Roy punya kesempatan untuk berkontestasi,” ujarnya penuh keyakinan.
Dukungan semakin menguat ketika inisiator SeRasi, Putra Dwijasa Altolika, menegaskan bahwa acara ini adalah inisiatif murni dari kelompok relawan yang percaya pada kapasitas Roy Sani.
“Kami percaya dengan semua pengalaman beliau di birokrasi dan pergaulannya di organisasi global, ia akan mampu menjadikan Pangkalpinang sebagai kota berkarakter dan modern,” jelas pria yang akrab disapa Alex ini.
Jaringan Internasional dan Harapan Baru untuk Pangkalpinang
Alex menyoroti jaringan internasional dan hubungan pemerintahan pusat yang dimiliki Rasio Ridho Sani sebagai aset berharga bagi Pangkalpinang.
“Beliau sudah berada di pemerintahan sejak era Presiden SBY, kemudian dua periode Jokowi, dan kini di era Pak Prabowo. Dengan jaringan internasionalnya, kami harap Bang Roy mampu membawa Pangkalpinang ke arah yang lebih baik,” papar mantan Ketua ISBA Jaya ini.
Dukungan yang semakin menguat dari berbagai pihak menandakan bahwa Pilwako Pangkalpinang 2025 akan menjadi pertarungan menarik.
Masyarakat kini menunggu langkah selanjutnya dari Rasio Ridho Sani, termasuk siapa yang akan dipilih sebagai pendampingnya dalam kontestasi politik yang semakin dinamis ini.(Sandy Batman/KBO Babel)