PT MSP Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Insan Pers, Harwendro: Ramadan Momentum Menebar Kebaikan
BABELTODAY.COM|PANGKALPINANG — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar PT Mitra Stania Prima (MSP), bagian dari Arsari Tambang, bersama anak-anak yatim piatu dan awak media di Aston Emidary Bangka Hotel & Conference Center, Pangkalpinang, Rabu (11/3/2026).
Dalam kegiatan bernuansa Ramadan tersebut, perusahaan tidak hanya menggelar silaturahmi, tetapi juga menyalurkan santunan serta bingkisan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan penuh berkah.
Direktur Operasional PT MSP, Harwendro Adityo Dewanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara perusahaan dengan berbagai pihak, mulai dari masyarakat, tokoh agama, hingga insan pers yang selama ini turut menjadi mitra dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan semangat berbagi. Kami berharap kegiatan ini dapat menebarkan nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Harwendro.
Ia menegaskan bahwa PT MSP berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif secara berkelanjutan, baik melalui aktivitas ekonomi perusahaan maupun berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang diarahkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung.
Bagi perusahaan, lanjutnya, kegiatan berbagi di bulan suci tidak sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi refleksi untuk terus menyebarkan semangat kebaikan yang berdampak nyata bagi lingkungan sekitar.
Acara tersebut turut dihadiri Manager Government Relation PT MSP, Desi Andriani, serta perwakilan Departemen PPM Rio Erwin, bersama sejumlah wartawan dari media online dan elektronik di Bangka Belitung, tokoh agama, serta anak-anak yatim piatu.
Menjelang waktu berbuka, suasana semakin hangat dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab bersama Harwendro. Dalam sesi tersebut, para wartawan banyak menyoroti berbagai isu terkait pertambangan di Bangka Belitung, termasuk pembahasan mengenai Izin Pertambangan Rakyat (IPR), Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), serta perkembangan tata kelola sektor pertimahan di daerah tersebut.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa, yang semakin mempererat rasa kebersamaan di antara seluruh peserta yang hadir. (Red/*)