Viral Tumpukan Uang Baru Sebanyak Rp 2 Miliar di Pasuruan, Pemilik Usaha Bantah Libatkan ‘Orang Dalam’

0 222

BabelToday.com, Pasuruan – Sebuah video yang memperlihatkan tumpukan uang baru di sebuah rumah toko (ruko) di Pasuruan menjadi viral di media sosial. Dalam video berdurasi 46 detik tersebut, terlihat uang baru dalam jumlah besar yang disebut mencapai miliaran rupiah. Hal ini menarik perhatian warganet, terutama karena banyak warga yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan jatah penukaran uang baru di Bank Indonesia (BI).

Wildan, pemilik usaha penukaran uang baru yang menjadi sorotan, memberikan klarifikasi terkait asal usul uang tersebut. Ia menegaskan bahwa uang yang ia miliki bukan berasal dari “orang dalam” bank, melainkan hasil dari usaha kerasnya.

“Usaha ini musiman saya, ada 5 tahun lebih. Begini ceritanya, uang baru itu kita kulakan ke seseorang ya, bukan orang bank. Ada yang nawari kita barang di Surabaya, di mana, kita ambil,” jelas Wildan melalui akun TikTok-nya, @rama.wildan, seperti dilihat oleh BabelToday pada Selasa (25/3/2025).

“Kita juga cari di online, jadi kalau ada barang saya ambil, bukan kita main orang dalam, nggak segitunya, nggak gampang,” tambahnya.

Wildan juga mengungkapkan bahwa usahanya sudah berkembang ke berbagai daerah di Jawa dan luar Jawa. Ia memiliki beberapa tempat penukaran uang baru, termasuk di Malang, Pasuruan, Probolinggo, Banyuwangi, hingga Jawa Tengah.

“Saya ini usaha musiman saja. Kalau nggak ada saya, di Malang anak buah saya banyak. Di Pasuruan, di Probolinggo, Banyuwangi. Ada di Jawa Tengah, luar Jawa. Ini beneran ya, semuanya ambil di saya. Punya banyak stok karena saya kulakan di mana-mana. Ada barang murah saya ambil,” terangnya.

Wildan juga menyatakan bahwa ia tidak ingin dikaitkan dengan keluhan warganet tentang sulitnya penukaran uang baru di bank. Menurutnya, kesulitan tersebut bukanlah tanggung jawabnya.

“Saya positif saja, nggak takut sama siapapun. Karena saya sistemnya kulakan ke orang ada di Facebook, di mana-mana semuanya jual. Di sana sini saya ambil. Jadi kalau susah uang baru, penukaran uang baru, bukan salah saya. Saya untung 500 perak, seribu perak saya ambil,” tandasnya.

Dalam video yang viral tersebut, seorang pria berkaos hitam tampak menunjukkan tumpukan uang baru. Ia menyebutkan nominal uang yang tersedia, termasuk pecahan Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, hingga Rp10.000.

“Tanggal 19 Maret 2025, masuk 10 R ya, dua miliar, 10 R baru. Ini 5 R baru ya. 20 R ya. Terus seribuan baru. Dua ribuan ya,” ujar pria tersebut dalam video.

Viralnya video ini memunculkan beragam komentar dari warganet. Banyak yang mempertanyakan bagaimana Wildan bisa mendapatkan uang dalam jumlah besar, sementara mereka sendiri kesulitan mendapatkan uang baru untuk kebutuhan Lebaran.

Ini kita kesusahan nyari tuker duit baru, lah dia bisa dapet segitu banyak darimana? 2M itupun tgl 19 Maret lalu, bahkan yg kerja di bank aja susah dapet tukeran duit baru,” tulis salah satu warganet dalam keterangan video tersebut.

Wildan mengakui bahwa usahanya ini memang berorientasi pada keuntungan kecil per transaksi, namun dilakukan dalam skala besar. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak melanggar aturan dan hanya menjalankan usaha yang sudah ia rintis selama lebih dari lima tahun.

Melalui penjelasannya, Wildan berharap masyarakat memahami bahwa tumpukan uang baru yang dimilikinya adalah hasil kerja keras, bukan hasil permainan “orang dalam” seperti yang disangkakan banyak pihak. (Sumber: Detikcom, Editor: KBO-Babel)

Leave A Reply

Your email address will not be published.