Waspada Modus Baru Bobol M-Banking Jelang Lebaran

0 80

BabelToday.com, Jakarta Jelang libur Lebaran, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan siber, terutama modus phishing yang menyasar pengguna m-banking. Momen liburan yang diiringi dengan peningkatan transaksi digital sering dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mencuri data pribadi korban.

“Pada masa-masa liburan ketika transaksi digital meningkat dan kewaspadaan digital cenderung menurun, pelaku kejahatan siber kerap memanfaatkan rasa kepercayaan individu dan organisasi terhadap travel agency populer untuk mencuri data,” ujar National Technology Officer Microsoft Indonesia, Panji Wasmana, dalam keterangannya dikutip, Selasa (25/3/2025).

Microsoft Threat Intelligence melaporkan bahwa modus serangan phishing kali ini menggunakan teknik Clickfix. Teknik ini dirancang untuk menipu korban agar memasukkan data kredensial mereka ke dalam laman login palsu yang dilengkapi dengan fitur captcha menyerupai aslinya.

Melalui teknik Clickfix, pelaku meminta korban menjalankan perintah tertentu di perangkat mereka. Tanpa disadari, korban justru mengunduh malware yang mampu mencuri data penting dan membuka akses perangkat kepada pelaku.

Laporan juga mencatat bahwa serangan dengan teknik Clickfix terus berlanjut hingga Februari 2025 dan telah menyasar berbagai wilayah, termasuk Asia Tenggara.

Panji menekankan pentingnya mengenali pola serangan siber semacam ini serta mengambil langkah-langkah perlindungan yang memadai untuk menghindari kerugian.

“Dengan mengenali pola serangan dan mengambil langkah-langkah pelindungan, kita bisa mengurangi tingkat keberhasilan serangan, menjaga data, serta melindungi dunia digital kita. Mari, tetap waspada selama musim mudik,” jelas Panji.

Untuk mencegah menjadi korban phishing selama libur Lebaran, berikut beberapa langkah yang direkomendasikan oleh para ahli keamanan:

  1. Berkomunikasi dengan penyedia layanan resmi
    Pastikan Anda hanya berkomunikasi dengan hotel atau agen perjalanan resmi. Selalu periksa ulang kontak yang Anda hubungi dengan informasi resmi dari penyedia layanan tersebut.

  2. Hindari penggunaan WiFi publik
    Gunakan jaringan internet yang aman, terutama saat mengakses akun sensitif seperti m-banking. Hindari menggunakan WiFi publik yang rawan terhadap serangan siber.

  3. Periksa email yang diterima
    Cermati alamat email pengirim dan waspadai email phishing, terutama yang berisi permintaan mendesak. Email mencurigakan sering kali dibuat menyerupai komunikasi resmi dari institusi terpercaya.

  4. Hindari mengklik tautan mencurigakan
    Jika menerima email dengan tautan mencurigakan, jangan langsung mengkliknya. Sebaiknya, lakukan pengecekan melalui situs resmi untuk memastikan keaslian informasi.

Ancaman phishing menjadi semakin canggih dan sulit dikenali. Karenanya, masyarakat diharapkan tetap waspada selama periode liburan, terutama saat melakukan transaksi digital. Dengan menerapkan langkah-langkah perlindungan yang disebutkan, pengguna diharapkan dapat meminimalkan risiko dan menjaga keamanan data pribadi mereka dari serangan siber.

Kewaspadaan tinggi dan edukasi terhadap pola kejahatan siber merupakan kunci untuk melindungi dunia digital, khususnya di tengah lonjakan transaksi menjelang hari raya. (Sumber: CNBC Indonesia, Editor: KBO-Babel)

Leave A Reply

Your email address will not be published.