SENTUHAN KEPEDULIAN DI DESA PENYAK, LBH MILENIAL BERSAMA MITRA DAN PT MSP BERBAGI SEMBAKO UNTUK 100 LANSIA, JANDA TUA DAN ANAK YATIM “Bukan Sekadar Sembako, Ada Kepedulian dan Harapan di Balik Setiap Paket Bantuan”
BANGKA TENGAH — JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 — Di tengah kehidupan masyarakat yang terus berjalan dengan berbagai tantangan, kepedulian sederhana ternyata mampu menghadirkan kebahagiaan yang begitu berarti.
Hal itulah yang terlihat di Desa Penyak, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (11/9/2026). Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Milenial Bangka Tengah Keadilan bersama para mitra dan PT MSP hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial pembagian paket sembako kepada 100 penerima manfaat.
Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lanjut usia (lansia), janda tua, dan anak yatim.
Kegiatan berlangsung di Kantor LBH Milenial Bangka Tengah Keadilan, Desa Penyak, dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Sejumlah unsur pemerintahan desa dan kecamatan turut hadir, di antaranya Ketua BPD Desa Penyak Akmal, Kepala Desa Penyak Saparudin, Sekretaris Kecamatan Koba, pengurus LBH Milenial, perwakilan mitra, serta masyarakat penerima bantuan.
Bagi sebagian orang, satu paket sembako mungkin terlihat sederhana. Namun bagi masyarakat yang tengah membutuhkan, bantuan tersebut memiliki arti yang jauh lebih besar—sebuah tanda bahwa masih ada kepedulian dan tangan-tangan yang bersedia berbagi.
Ketua LBH Milenial Bangka Tengah Keadilan, Dairi, S.H., mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai pembagian sembako, tetapi sebagai bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan antara masyarakat, lembaga sosial, pemerintah, dan dunia usaha.
«“Kami ingin kegiatan ini menjadi bukti bahwa keberadaan pengusaha di Desa Penyak juga dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan kepedulian,” ujar Dairi.»
Menurutnya, kehidupan masyarakat dan dunia usaha tidak seharusnya berjalan sendiri-sendiri. Ketika usaha tumbuh di tengah masyarakat, kepedulian terhadap lingkungan sosial di sekitarnya juga menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan.
Dairi pun menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha, PT MSP, serta para mitra yang telah mengambil bagian dalam kegiatan sosial tersebut.
«“Kami mengapresiasi para pengusaha timah di Desa Penyak, PT MSP, dan para mitra yang telah ikut mengambil bagian dalam kegiatan ini. Kepedulian seperti ini sangat berarti bagi masyarakat. Harapan kami, ke depan semakin banyak pelaku usaha yang hadir dan ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial di Desa Penyak,” katanya.»
Ia menegaskan bahwa LBH Milenial tidak hanya berupaya hadir dalam persoalan pendampingan dan bantuan hukum masyarakat, tetapi juga ingin mengambil bagian dalam kegiatan sosial serta pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin keberadaan LBH Milenial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya ketika masyarakat menghadapi persoalan hukum, tetapi juga dalam membangun kepedulian dan kebersamaan,” ungkapnya.
Kehadiran Kepala Desa Penyak, Ketua BPD, dan Sekcam Koba dalam kegiatan tersebut turut memberikan dukungan terhadap upaya membangun sinergi antara masyarakat, pemerintah, lembaga sosial, dan dunia usaha.
Suasana haru dan bahagia terlihat ketika bantuan diserahkan kepada para penerima. Senyum para lansia, janda tua, dan anak yatim menjadi gambaran sederhana bahwa perhatian kecil dapat menghadirkan kebahagiaan yang besar.
Tidak sedikit dari mereka yang menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Sebuah paket sembako, sebuah uluran tangan, bahkan sekadar perhatian kepada mereka yang membutuhkan, dapat menjadi bentuk kemanusiaan yang sangat berarti.
LBH Milenial bersama para mitra dan PT MSP berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari semangat gotong royong di Desa Penyak.
Sebab, ketika dunia usaha tumbuh bersama masyarakat, manfaat dari pertumbuhan tersebut diharapkan tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga oleh masyarakat di sekitarnya.
“Pengusaha tumbuh bersama masyarakat. Karena itu, sudah sepatutnya keberadaan usaha juga memberikan manfaat dan menghadirkan kepedulian bagi masyarakat di sekitarnya.”
BabelToday.Com
Mega Lestari ✍️