Seminar, Workshop dan Hospital Medical Fair Regional Sumbagsel 2026 Resmi Digelar di Bangka Belitung
Babeltoday.com, Pangkalpinang — Seminar Nasional Workshop, Hospital and Medical Fair Regional Sumbagsel 2026 resmi digelar pada 7–8 Mei 2026 di Novotel Bangka Hotel & Convention Center Bangka Belitung dengan mengusung tema “Mewujudkan Rumah Sakit Unggul dan Tangguh di Era Perubahan.”
Kegiatan ini dihadiri para direktur rumah sakit se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang berasal dari lima provinsi. Menariknya, kegiatan tersebut juga dihadiri pengurus Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia wilayah Bali yang hadir langsung bersama ketua wilayahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum PERSI Pusat, pengurus PERSI Bangka Belitung, Ikatan Dokter Indonesia Babel, Kepala Dinas Kesehatan Babel, Kabiddokkes Polda Babel, Kepala Cabang BPJS Babel, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Ketua Umum PERSI Pusat, dr. Bambang Wibowo menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi manajemen rumah sakit untuk memperkuat sinergi dan bertukar pengalaman terkait perkembangan pelayanan kesehatan.
Menurutnya, seminar dan workshop seperti ini sangat dibutuhkan agar rumah sakit terus mengikuti perkembangan kebijakan dan meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan kesehatan.
“Forum seperti ini sangat penting agar rumah sakit dapat terus mengikuti perkembangan kebijakan dan meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai media.
Ia menambahkan, penguatan manajemen rumah sakit, peningkatan kapasitas SDM, hingga penyesuaian terhadap kebijakan baru menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama oleh seluruh rumah sakit di Indonesia.
“Melalui kolaborasi dan sinergi antar rumah sakit, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan, pelayanan kesehatan di daerah diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua PERSI Wilayah Bangka Belitung, dr. Muhammad Brizain menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Kesehatan, serta seluruh direktur rumah sakit yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, seminar ini menjadi sarana penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit melalui pembelajaran langsung dari para narasumber pusat terkait pengelolaan pelayanan, peningkatan SDM, pembaruan SOP, hingga tata kelola rumah sakit yang lebih baik.
“Melalui seminar ini kami berharap rumah sakit di Bangka Belitung dapat terus meningkatkan mutu pelayanan sehingga masyarakat merasa puas dan persoalan pelayanan kesehatan dapat diminimalisir,” ujarnya.
Saat ditanya wartawan terkait pendapatnya mengenai adanya dugaan rumah sakit yang menolak pasien, dr. Brizain menyebut hal tersebut menjadi bahan evaluasi bersama bagi seluruh rumah sakit di bawah naungan PERSI Babel.
Menurutnya, setiap persoalan pelayanan kesehatan harus dijadikan pembelajaran untuk terus melakukan perbaikan, baik dari sisi fasilitas, kualitas SDM, pembaruan SOP, maupun penguatan sistem pelayanan rumah sakit.
“Kami terus mendorong seluruh rumah sakit untuk melengkapi fasilitas, meningkatkan kualitas SDM, memperbarui SOP, dan memperkuat kolaborasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tegasnya.
Seminar yang berlangsung selama dua hari ini juga menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari pusat dengan berbagai materi strategis, mulai dari tata kelola rumah sakit, peningkatan mutu pelayanan, dinamika hukum di bidang kesehatan, simulasi penanganan kasus, hingga berbagai materi lainnya terkait penguatan manajemen dan pelayanan rumah sakit.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah penguatan sinergi antar rumah sakit di wilayah Sumbagsel dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di era perubahan, sekaligus mendorong terciptanya pelayanan kesehatan yang lebih profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (Zen/red*)